Peso

Cetak

Peso

Penilaian:  / 7
TerburukTerbaik 

Kondisi Umum

Ibukota : Long Bia
Luas Wilayah : ± 3.142,79 km²
Jarak Ibukota ke Kabupaten : ± 250 km

 

Batas Wilayah :

- Sebelah Timur : Kecamatan Peso Hilir;
- Sebelah Selatan : Kabupaten Berau;
- Sebelah Utara : Kabupaten Malinau
- Sebelah Barat : Kabupaten Malinau

 

Geografis dan Topografis

 

Akses dari Ibukota

Untuk mencapai ibukota kecamatan dari desa-desa yang berada di dalam wilayah ini sebagian besarnya lebih mudah dicapai dengan menggunakan kendaraan air, khususnya bagi desa yang berada di seberang sungai Kayan maupun yang akses jalannya menuju ibukota masih belum baik dan jauh dari perkampungan.

Sedangkan untuk akses kendaraan darat pun juga memerlukan waktu untuk mencapainya, karena akses jalan yang ada masih dalam kondisi agregat dan jembatan-jembatan yang dibangun melewati sungai-sungai kecil masih sedang dalam proses pengerjaan dan penyelesaian.

Akses desa terjauh untuk mencapai ibukota kecamatan ini dapat ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan ketinting, sedang yang terdekat waktu tempunya lima belas menit yaitu pada desa-desa yang ada di ibukota kecamatan. Sementara akses ke Tanjung Selor ibukota Kabupaten Bulungan waktu tempuh perjalanan speedboat mencapai 2 jam perjalanan, sementara untuk berkendaraan darat waktu tempuh normal dengan tersambungnya jembatan besar mencapai 2 jam perjalanan.

Wilayah administratif pemerintahan Kecamatan Peso membawahi 10 (sepuluh) wilayah pemerintahan desa. Masing-masing mempunyai ciri dan memiliki keanekaragaman struktur budaya masyarakatnya, meliputi : Long Peleban, Long Yiin, Long Buang, Long Lian, Muara Pengian, Long Peso, Long Leju, Lepak Aru, Long Lasan dan Long Bia.

 

Kondisi Demografis

Jumlah penduduk yang mendiami wilayah Kecamatan Peso berjumlah 4.182 Jiwa, dengan 1.125 KK, meliputi 2.371 jiwa laki-laki dan perempuan 1.811 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 1,33 jiwa/km² dan tingkat rata-rata penduduk/keluarga 3.72 jiwa.

 

Kondisi Sosial Budaya

Masyarakat Kecamatan ini cukup heterogen, terdiri dari berbagai suku. Suku asli masyarakatnya adalah dayak. Heterogenitas masyarakat ini disebabkan Bhayangkara pernah menjadi pusat kegiatan perusahaan besar. Sehingga berbagai warga berdatangan untuk bekerja dan sekaligus menetap di wilayah ini. Termasuk diantaranya berasimilasi dengan penduduk setempat. Berbagai suku yang ada diantaranya dayak dengan berbagai anak sukunya, banjar, jawa, bugis, tator, minang, batak, timur dan lain-lain.

Heterogenitas ini juga mempengaruhi kehidupan beragama masyarakatnya, yang juga cukup beraneka ragam, seperti Islam, Kristen (protestan dan Katolik), Hindu, dan Budha.

Pendidikan masyarakatnya pun juga cukup berkembang, walaupun yang berasal dari penduduk asli setempat. Meskipun tidak ada sekolahnya, tetapi pada umumnya mereka mengirimkan untuk belajar ke luar daerah.

 

Komoditi Khas

Komoditi unggulan yang menjadi kekhasan Kecamatan ini adalah Kakao. Berdasarkan struktur tanahnya sangat cocok untuk ditanami dengan tanaman jenis perkebunan ini. Dalam setiap bulannya cukup banyak dihasilkan oleh masyarakat, sebagianya dijual ke pengumpul untuk kemudian dikirim ke Tawau.

 

Obyek Wisata

- Wisata Alam Air terjun Km 17 dan perburuan
- Wisata Budaya Adat Daya Kenyah.

 

Potensi

- Kehutanan, yang masih menyimpan potensi kayu-kayu log;
- Sangat cocok untuk perkebunan, karena hamparan tanah datarnya cukup luas.
- Pertambangan emas yang masih belum tergali.

Full Reviw on best bokmaker - Ladbrokes Ladbrokes full information

Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan Jl. Jelarai Raya Tanjung Selor 77212 Telp. 0552-21008 Fax : 0552-21009 http://www.bulungan.go.id

Powered by Warp Theme Framework  
Downlaod Premium Themes