Arsip Berita

Cetak

Pemkab Bulungan Pelajari Pemanfaatan Aset oleh Pihak Ketiga di Yogyakarta

Ditulis oleh yoga.

Penilaian:  / 0
TerburukTerbaik 

90227269_2697872296949331_2229103123434045440_n.jpgSecara kasat mata, Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta telah memiliki pengalaman puluhan tahun dalam pengelolaan aset khususnya lahan atau tanah yang dimanfaatkan pihak ketiga atau swasta. Hal tersebut melatari kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam rangka pembelajaran mekanisme pemanfaatan aset daerah oleh pihak ketiga atau swasta pada Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta pada Kamis (12/3).

Bupati Bulungan, H Sudjati, SH dalam pertemuan di Gedung Pracimosono Lantai I Sisi Barat Komplek Kepatihan Yogyakarta menjelaskan, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta telah banyak memiliki pengalaman maupun wawasan dalam pengelolaan aset-aset daerah maupun optimalisasi penggunaan atau pemanfaatan aset yang dimiliki sehingga tidak ada yang mangkrak atau lahan tidur.

“Pengelolaan barang daerah sebagai sebuah aset bukanlah perkara mudah,” ujar Bupati. Diterangkan, setiap barang daerah harus dicatat, dijaga dan dikelola dengan sebaik-baiknya karena jika tidak, maka akan berdampak pada pengelolaan keuangan daerah. Pentingnya pengelolaan aset daerah ini juga turut mempengaruhi penilaian opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di mana Kabupaten Bulungan masih mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian.

Bupati juga menyampaikan dalam pertemuan bahwa Kabupaten Bulungan merupakan kabupaten induk pemekaran kabupaten kota di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, yang terdiri dari Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung. Cukup banyak aset-aset daerah dari Kabupaten Bulungan yang telah diserahkan atau dalam proses penyerahan ke kabupaten kota pemekaran maupun pemerintah provinsi.

“Oleh karena itu, kami berupaya agar aset-aset yang masih ada di Kabupaten Bulungan dapat kami optimalkan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah, tentunya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, cukup banyak pula pihak ketiga atau swasta yang tertarik untuk memanfaatkan aset daerah yang ada di Kabupaten Bulungan,”ujar Bupati dalam pertemuan dengan Pemprov DI Yogyakarta diwakili Asisten Pemerintahan dan Umum, Drs Sigit Sapto, MM.