Arsip Berita

Cetak

Potensi Batu Bara Desa Apung hingga 30 Tahun

Ditulis oleh Neri N.

Penilaian:  / 1
TerburukTerbaik 

Setelah sukses beroperasi di Klubir sejak 2009 silam, PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) ekspansi ke blok sekitar Desa Apung, Wonomulyo dan Bukit Indah untuk melakukan penambangan. Dan jika tidak ada kendala  diperkirakan penambangan akan dimulai 2012 mendatang.

Hal ini, diungkapkan Eksternal Relation Section Head PT PKN Oling Ramli, pada wartawan koran ini, kemarin. Dia mengatakan di lokasi sekitar tiga desa itu, PKN akan menambang sekitar 12 ribu hektare lahan. Untuk diketahui, konsesi yang diberikan sebanyak 23 ribu hektare, diantaranya di sekitar tiga desa itu.

 


Dari 23 ribu hektare itu terbagi di Mangkupadi sebanyak 4 ribu hektare, dan di Klubir Tanjung Palas Utara sekitar 6 ribu hektare, namun baru Klubir yang berjalan. Sedangkan sisanya masih dalam persiapan, terang Oling.

Untuk di Desa Apung sendiri, perusahaan telah melakukan amdal dan feasibility study (FS) yang diperkirakan akhir tahun ini sudah siap. Dan tahun 2012 baru dimulai penambangan.

Sementara terkait dengan sumber daya alam jenis batu bara di desa itu, potensinya lebih lama dibanding dengan tambang yang ada di Klubir dengan kandungan kalori sekitar 3.500 per kilogram. Kalau di Klubir potensi batu baranya hanya bertahan sekitar 15 tahun. Kalau di sekitar Apung, Bukit Indah dan Wonomulyo itu potensinya sampai 30 tahun, sebutnya.

Dan dalam pembukaan lahan batu bara ini, pihak perusahaan tetap menggunakan tenaga lokal. Seperti di Klubir sampai saat ini ada sekitar 80 persen merupakan tenaga kerja lokal. Dengan produksi batu bara sekitar 45 ribu metric ton per bulan. Untuk diketahui, selain membuka kesempatan penduduk lokal, keberadaan perusahaan juga menguntung masyarakat sekitarnya dengan beberapa program perusahaan untuk masyarakat sekitar. (*RT)