Arsip Berita

Cetak

Puskesmas Kelola Anggaran Sendiri

Ditulis oleh Neri N.

Penilaian:  / 1
TerburukTerbaik 

Mulai Januari 2011, Puskesmas Tanjung Selor berubah status menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang diberikan kewenangan untuk mengelola anggaran sendiri. Seiringi dengan perubahan tersebut, jabatan Kepala Puskesmas Tanjung Selor pun berubah dari struktural menjadi fungsional. Hal ini disampaikan Kepala UPT Puskesmas Tanjung Selor dr. Amsal Anwar di sela kegiatan sunatan massal PT PLN Kamis (13/1) mengatakan, perubahan status ini berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Bulungan nomor 29 Tahun 2009 tentang Organisasi Tata Kerja UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Bulungan.

Kalau dulu anggaran mengikuti di Dinas Kesehatan Bulungan. Jadi, semua program puskesmas se-Bulungan hampir sama. Sekarang kami diberikan kewenangan untuk mengelola anggaran sendiri. Dengan kebijakan ini, bisa membuka bagi puskesmas untuk berinovatif dalam melaksanakan program puskesmas,; terang Amsal Anwar.

Lebih lanjut dikatakan, puskesmas bisa mengembangkan program inovatif pukesmas khususnya, Puskesmas Tanjung Selor, dan peran masyarakat bisa banyak digunakan, terutama untuk mencari informasi di lapangan. Dengan ini, puskesmas juga bisa berkompetisi. Ya. Kita bisa lebih bisa berinovatif. Karena, bisa buat program sendiri, sebutnya.

Selain itu, organisasi di dalam puskesmas juga ada perubahan. Jika dulu hanya bertugas sesuai dengan tugas dan fungsi, kini menggunakan sistem kelompok kerja (pokja). Ada 4 pokja di dalam puskesmas yang baru memiliki gedung baru ini yaitu, pokja I, sumber daya kesehatan. Dimana pokja ini, menangani sarana kesehatan, farmasi dan alat kesehatan. Pokja II, upaya kesehatan masyarakat, Menangani upaya kesehatan ibu dan anak, gizi masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, kesehatan remaja, lansia dan UKS. Pokja III, tentang pelayanan kesehatan yang didalamnya terdapat kegiatan yang ada di dalam gedung seperti poli anak, poli gigi dan lainnya, serta pokja IV, terkait penanggulangan masalah kesehatan dan bencana, yang mengatasi permasalahan bencana, pencegahan penyakit dan surveilant serta pembinaan lingkungan hidup.

Misalnya pokja sumber daya kesehatan. Sebelumnya, sarana kesehatan, farmasi dan alat kesehatan terpisah. Sekarang jadi satu, sehingga mempermudah koordinasi. Dengan kewenangan mengelola anggaran sendiri ini juga bisa diharapkan bisa meningkatkan kinerja, harapnya.

Untuk diketahui, dari 12 puskesmas yang ada di Tanjung Selor, baru 5 puskesmas yang ditunjuk untuk mengelola anggaran sendiri yakni, UPT Puskesmas Tanjung Selor, Tanjung Palas, Bumi Rahayu, Tanjung Palas Utara, dan Bunyu.<*RT>